Posted by: subhanfarizi | November 10, 2009

Batik

*Blog ini saya persembahkan untuk ibu2 tua dan muda para seniman pengrajin batik yg tak kenal lelah menciptakan karya tak ternilai dari canting panasnya, para salesmen2 batik door to door yg panas-hujan siap menjajakan batik digendong dalam tas besar dari rumah ke rumah, para pengusaha batik, dan segenap jajaran Depbudpar yang berhasil menggolkan Batik menjadi World Heritage*
.
.
.
.

Gw selalu bertanya,, apa yang bisa gw bantu untuk mengangkat nama bangsa ini…

Gw suka bekpeking, dalam dan luar negeri. Setiap manusia yg gw temui saat bekpeking ke luar nagrek gw berondongi dengan info2 seputar keindahan bangsa dan negara ini.. Alhamdulillah, mereka respect dan berencana pergi ke negeri ini.

Lalu terbesitlah ide unik (kalo ga mau dibilang aneh) dalam pikiran gw. Gw cinta batik. Kebetulan koleksi gw lumayan banyak, ada 10. (suatu saat gw akan mengalahkan koleksinya Iwan Tirta!!). Nah kenapa tidak gw coba saja untuk pakai setiap hari.

Kebetulan karena kantor gw bukan di Jkt dan kultur berpakaian di kantor gw sangat santai, jadi kami bs bebas memilih pakaian tetapi tetap sopan.
Alhasil, berikutlah dokumentasi penampilan gw selama seminggu…

Ini batik hari Senin. Batik motif Dayak. Formal, cocok dgn tema I don’t like Monday!

Batik hari Selasa yang kelam. Masih motif Dayak. cocok dgn kerjaan yg mulai numpuk.

Ini Batik hari Rabu, motif Surabayaan yg rumit menggambarkan semakin rumitnya kerjaan di tengah minggu

Nah yg ini Batik hari Kamis, hari dimana kerjaan makin kejam , motif parang Solo (senjata perang), cocok untuk hari Kamis disaat kita putus asa memohon kepada Tuhan, “God plis kill me!!!”

Akhirnya hari Jumat. Batik motif Dayak yang gonjreng, cocok dengan suasana hati: TGIF (Thanks God It’s Friday)

Sebenarnya gw punya motif lagi, yaitu motif Batik Kawanua dari Manado, berhubung lg dicuci dan tidak bs difoto, gw tampilkan saja contohnya dari internet ya..

.
.
.
.

Demikian sharing pengalaman gw mengenai Batik.

Guys, kadang kita silau akan merek2 dari luar negeri. I’m not a munafik person. Gw juga sometimes ijo matanya ngeliat barang2 keren dan bermerek dari luar.
Tapi guys, kalo bukan kita, siapa lagi yang bs mencintai dan mengangkat nama dari produk2 dalam negeri.
And indeed, there’re still bunch of ways to show your concern towards this country…


Responses

  1. minta gambar motif batiknya tanpa gambar orangnya boleh???
    BTW….nice batik though ^O^

    • boleh silahkan saja, kebetulan saya baru bikin baju yg baru motif sasaringan dari kalsel,
      nanti saya post.

      thanks.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.