Ini bukan cerita ttg serial 24 yg bbrp waktu yg lalu sdg booming ya
Actually, I’m disappointed to get additional number in my age.
But what can I say, it’s inevitable.
First of all I wanna say thanks to all my mates yg mau susah payah online pesbuk yg mgkn secara tidak sengaja membaca gw ternyata ultah hari ini, dan menulis selamat ultah di wall (don’t worry I’ll do the same things kok hehe), but some close friends tetap mengirimkan melalui sms yg sebenarnya more valuable than writing down in pesbuk.
So, anyhoo the story is about changing myself in 24.
And the changes are…
1.
Do you know guys, wish apa yg paling sering gw terima saat ultah?
Semoga cepet married. Semoga dpt jodoh. Ditunggu undangannya. dan yg sejenisnya.
Terlihat bahwa marriage menjadi topik favorit di kalangan umur2 nanggung seperti gw.
So, what I can say about that? I can state my own mind that My Life is beyond Love or Marriage.
Life is about adventure and seeing the world as much as you can, since it’s too priceless to be passed by. Life is about enjoying every breath you take and every second of it. Life is about ketemu orang2 baru, melihat hal2 yg berbeda, dan belajar menghargainya.
Saya sangat menyayangkan mendengar cerita teman saya yg hancur hatinya akibat putus cinta. Well I can’t say I haven’t had that feeling sih, but come on dude, dunia belum 2012, jd belum kiamat cuy =p
Surely friends, hidup adalah lebih dari suatu keharusan untuk dapet pacar atau menikah, ahahahai….
But saya satuju dgn pernyataan: Nothings perfect in this world until you fall in love.
Bbrp orang ditakdirkan bukan untuk menciptakan keturunan melainkan untuk menjaga dunia menjadi lebih baik. And there’s no something wrong with that. All are same.
2.
I admit saya less religious ritually akhir2 ini. Dalam artian saya sering berfikir agak lelah untuk mengikatkan diri dalam suatu ritual.
Lama kelamaan kok orang2 hanya mengikatkan diri mereka pada suatu ritual tapi fondasinya semu. I understand, If I were God, Dia memang berhak untuk minta disembah atas setiap kesempatan hidup yg diberikan kpd mahluknya.
But yang bikin saya fed up yah, tatanan masyarakat kita yg melihat form over substance atas orang-orang. Apakah orang yg tidak solat berlaku buruk? Apakah org yg tidak zakat berarti kikir?
That’s why I try to see someone beyond dari ritual keagamaan yg dia lakukan, but more to the substance that he/she grip.
But again, I have to admit gently, saya masih terlalu pengecut untuk tidak solat, ahahahai….
3.
Third, it’s about job. Some people menemukan kebahagiaan dgn chasing their carrier. Berusaha sebisa mungkin agar value hidupnya bs align dgn value company, baik secara tulus, atau maksa.
Some people put carrier before family or put the boss before his/her personal life.
Beberapa org ada yg secara tidak sadar dikerjai oleh kerjaan (membuat diri sendiri kerja untuk kerjaan, biasa terjadi pada karyawan swasta) dan ada yg mengerjai kerjaan (membuat kerjaan kerja untuk dia, biasa terjadi pada entrepreneur)
Beberapa org ada yg melihat investasi itu penting, tabungan itu penting, main saham itu penting, deposito itu penting…
But for me,,
Saya kerja hanya untuk dua hal: Support my family dan keliling dunia ahahahahai…
Saya tidak mau dikerjai oleh kerjaan dan terlalu malas untuk mengerjai kerjaan.. dan solusinya adalah menjadi karyawan biasa yang tidak tertarik menjadi manajemen. (I don’t want arresting my life to the office, except they are pleasant to pay my travelling bills =p)
Saya tidak menargetkan dan memang tidak punya tabungan (kecuali untuk masa depan adik). Setiap bulan selalu habis untuk kedua hal diatas.
Dan meminjam pernyataan Tony Wheeler, pendiri Lonely Planet saat dia tiba di Australia setelah melakukan perjalanan dr Eropa : “I’m broke but I’m very happy…..”
Karena sekali lagi teman , hidup hanya sementara, dan kita tidak membawa harta atau jabatan kita ke afterlife.
Bekal saya kesana hanya memori pernah melihat dunia yg super kereeen ini dan laporan ke Tuhan bahwa saya telah membuat sekitar saya terbantu dan menjadi lebih baik lagi.
4.
Dan terakhir, doakan,, saya menetapkan dua target hidup lagi:
Life with less waste dan tidak membunuh binatang kecuali untuk makan.
Mulailah mengurangi kantong plastic saat belanja (bawa tas kain), gunakan barang2 daur ulang, dan bike to work. Simple actions for better world.
Dan jangan suka bunuh kecoa kalo dia lewat di depan anda. Pakailah autan karena kita tidak akan bunuh nyamuk. Guys,, mereka punya hak untuk hidup tapi kadang2 kita terlalu sombong akan posisi kita sbg manusia.
.
.
.
Semua ini ibarat exchange, God gives me life and chance to see how beautiful the world is, and I’ll pay that dengan berbuat baik ke sesama dan meninggalkan sedikit sampah di dunia.
Doakan yaa….
Btw ini gw keren bgt dah mau perang dayak…. X D
Passenger Opinion